Review Buku: Gadis Pantai – Pramoedya Ananta Toer.

Review Buku: Gadis Pantai – Pramoedya Ananta Toer.

Bagi saya, sejauh ini kisah Pramoedya Ananta Toer selalu menjadi pengingat – untuk memanusiakan manusia dan memperlakukan orang dengan kasih, tanpa memandang status sosial dan perbedaan apapun.

Mengapa Saya Membaca

Mengapa Saya Membaca

Akar budaya baca Apabila keluarga diibaratkan sebagai akar, saya bersyukur kepada Tuhan karena diakarkan kepada keluarga yang memiliki minat baca cukup tinggi. Sejak kecil saya tumbuh dengan buku-buku bacaan, hasil curahan kakak-kakak saya tentunya, mulai dari Petualangan Lima Sekawan dari Enid Blyton yang selalu membuat saya berdebar dalam setiap petualangannya, Matilda dari Roald Dahl yang […]

Notes from Ubud Writers & Readers Festival 2016: Day One – The Avonturir.

Notes from Ubud Writers & Readers Festival 2016: Day One – The Avonturir.

check out the notes I wrote on my collaborative blog with Rifda Amalia, The Avonturir, on the first day of the festival where I finally met Eka Kurniawan in real life and find out who his muses are and the many hidden treasures of Indonesian literature coming from Indonesia’s emerging writers

Bulan Agustus di Galeri Nasional Indonesia

Bulan Agustus di Galeri Nasional Indonesia

Anggaplah tulisan ini semacam promosi sukarela yang saya lakukan dengan semangat agar orang-orang tidak menyia-nyiakan kesempatan luar biasa untuk melihat mahakarya dari maestro Indonesia yang dimiliki oleh Istana Negara. Kapan lagi bisa melihat secara dekat karya legendaris ‘Penangkapan Pangeran Diponegoro’ yang dilukis oleh Raden Saleh di tahun 1857?

Media Sosial dan Cara Baru Bersentuhan dengan Seni

Media Sosial dan Cara Baru Bersentuhan dengan Seni

Manusia Indonesia saat ini berinteraksi dan menyerap banyak informasi dari media sosial, alangkah baiknya seni sebagai cara membudayakan manusia dikomunikasikan secara baik melalui media yang telah merasuk kedalam tubuh masyarakat Indonesia.